every word, every move, every expression has its own meaning. here I'm noting it.

Sunday, November 20, 2011

kontradiktif

aku diam saja dari sini, 
menatapmu, dari belakangmu.
kau tahu tidak, ada banyak sekali hal yang ingin kutanyakan padamu.
tapi aku diam saja. 
benakku ribut, memberontak ingin bertanya.
tapi aku tetap saja diam. 
diam itu menyiksa.
siapa bilang diam itu emas?


aku tidak mengerti kamu.
satu saat kau berkata kamu tidak suka kopi.
tapi di saat lain kamu bisa berkata kopi itu enak.
satu saat kamu berkata-kata normal.
satu saat setiap kata yang keluar dari bibirmu tiada berupa fakta.


kamu tahu, aku menjulukimu manusia kontradiktif.


satu saat kamu bisa bersikap sangat menyebalkan.
di saat lain tiba-tiba saja sikapmu menjadi selembut bulu domba.
satu saat semua yang terkatakan olehmu adalah benar.
tak lama kemudian sekejap mata bisa berubah menjadi maya.


sering aku bertanya-tanya, sisi manakah dari dirimu yang nyata?


adakah kamu begitu rumit untuk dimengerti...
ataukah hanya aku yang begitu ruwet sampai tidak bisa melihatmu?




© Erinda Moniaga
20.11.2011

No comments:

Post a Comment